Rabu, 28 September 2011 - 08:58:08 WIB
Beda Motif Batik, Beda Maknanya
Diposting oleh : Yohanna
Kategori: Tahukah Kamu? - Dibaca: 642 kali

Di balik kekayaan motif dan warna batik Indonesia, terdapat makna dan filosofi yang berbeda-beda. "Beda motif, beda pula arti batiknya. Karena semua motif itu pasti ada asal-usulnya sendiri sesuai dengan filosofinya daerahnya," ungkap desainer dan kolektor batik Roland Adam, saat peluncuran "Tribute to Batik" di Pasaraya The Pride of Indonesia, Blok M, Jakarta Selatan, Selasa (27/9/2011).

Ia lantas memberikan contoh motif batik dan maknanya.

Trutum
Salah satu motif batik yang sangat digemari masyarakat. Motif batik Trutum ini biasanya dikenakan saat upacara pernikahan, terutama untuk orang tua pengantin. Trutum memiliki arti menuntun.

Parang barong
Motif batik ini berasal dari kata 'batu karang' dan 'barong' yang artinya singa. Parang barong merupakan parang yang paling besar, agung dan sakral."Motif ini digunakan di kalangan Keraton untuk acara-acara besar," tambah Roland. Motif ini mempunyai makna agar seorang raja selalu hati-hati dan dapat mengendalikan diri.

Tambal
Arti tambal bermakna menambal atau memperbaiki hal-hal yang rusak. Dulu, kain batik motif ini dipercaya bisa membantu kesembuhan orang sakit,dengan cara menyelimutinya dengan kain batik ini.

Babon angrem
Kain batik ini melambangkan seekor ayam betina yang sedang mengerami (angrem) telurnya dengan penuh kehangatan dan rasa sayang.

Sekar jagad
Motif ini melambangkan ungkapan cinta dan untuk memelihara perdamaian.

Sido asih
Motif geometris yang berpola dasar bentuk segiempat ini memiliki arti keluhuran. Ketika mengenakannya, berarti orang ini memiliki pengharapan dan kebahagiaan dalam hidupnya. (Kompas)



1 Komentar :

see more
09 Juni 2014 - 11:09:23 WIB

bener banget tuhh
http://cinta009.blogspot.com/

<< First | < Prev | 1 | Next > | Last >>
Isi Komentar :
Nama :
Website :
Komentar
 
 (Masukkan 6 kode diatas)